“ Kalau begini ingin sekali rasanya aku hidup dalam kesendirian; bergulat dan bergumul sendirian. Namun, kurasa hal itu hampir-hampir mustahil karena aku harus berjumpa denganmu, kalian, dia, dan mereka. Sehingga mau tidak mau aku harus peduli dengan dirimu dan dirinya dan di situlah hal yang paling menyakitkan; peduli tetapi tidak pernah dipedulikan, mencoba merangkul tetapi tidak pernah merasakan rangkulan..
Sulit rasanya berada di pertengahan jalan seperti ini, aku memang harus MEMILIH.”
Seorang tuhan,
yang hanya dimuliakan di alam bawah sadar sana
Posts Tagged ‘My Life Stories’
My Life Stories, The Indonesia Version
Pada Mulanya Adalah Kehampaan, Akankah Ini Terjadi Selamanya?
In My Life Stories on September 24, 2009 at 10:32 amAnthropology, Antropologi, Article, My Life Stories, The English Version
Do You Know About Mangongkal Holi?
In Anthropology, My Life Stories on July 21, 2009 at 2:48 pm
During the recent holiday, for several days I, my sister, and my mother went on a journey to my mother’s ancestral village in Tarutung, North Sumatra, Indonesia. We had been planning to see our ancestors’ burial ground as my mother’s clan had preformed a “Mangongkal Holi”.
My Life Stories, Poems, The Indonesia Version
Doa Seorang Mahasiswa Biasa
In My Life Stories on August 18, 2008 at 2:41 pmTuhan aku hanyalah seorang mahasiswa biasa:
Ketika mereka datang dari kastil megah negeri khayangan,
aku hanya titisan tikus kecil dari selokan seberang kastil.
Ketika mereka hanya menyerakkan lembaran-lembaran merah ke tanah,
aku hanya berharap sangat dapat memungut satu demi satu lembaran merah itu.
Ketika mereka berkumpul, bersatu padu dalam kelompok A+,
aku hanya dipojokkan dalam kelompok E-.
Ketika mereka bahu-membahu membangun proyek kejayaan, Menara Babel,
aku hanya disingkirkan ke tepi jalan, dipaksa puas menatap menara keangkuhan mereka.
Ketika mereka menganggap dapat menciptakan raksasa,
aku hanya dianggap dapat diciptakan menjadi kutil raksasa.
Namun di atas semuanya itu aku tetap bersyukur ya Tuhan,
karena aku tetaplah seorang mahasiswa sejati,
bukan seorang mahasiswa jelmaan.
Mahasiswa yang senantiasa mengabdi,
bukan sekedar menuruti rasa ego di hati.
Jagalah hatiku ya Tuhan!
Jangan biarkan diriku ikut bertransformasi
tanpa sadar menjadi babi-babi di kampusku ini.
Dengarkanlah ya Tuhan permohonan hambaMu mahasiswa biasa ini!
Amin
Created by: Catherine Maname Uli











